Ada aplikasi bernama VMM untuk virtualisasi. Hari ini kita akan praktik menjalankan Linux dengan VMM pada OpenBSD.

Cara Menjalankan Linux dengan VMM

Pastikan processor milikmu mendukung virtualization technology. Saya menggunakan Intel i3-4150T yang terdapat fitur VMX/EPT.

$ doas dmesg | egrep '(VMX/EPT|SVM/RVI)'

Jalankan layanan vmd dengan perintah rcctl seperti ini.

# rcctl enable vmd
# rcctl start vmd

Buat direktori khusus virtualization. Saya menaruh berkas virtualization di /opt/vmm.

# mkdir /opt/vmm
# cd /opt/vmm

Unduh berkas ISO Linux yang diinginkan. Misalnya, saya memilih Alpine Linux karena keserdehanannya dan ukuran yang kecil.

# wget https://dl-cdn.alpinelinux.org/alpine/v3.17/releases/x86_64/alpine-virt-3.17.2-x86_64.iso

Buat berkas imagefile dengan perintah vmctl create.

# vmctl create -s 20G alpine.qcow2
vmctl: qcow2 imagefile created

Kita buat konfigurasi vmm pada berkas /etc/vm.conf

# vim /etc/vm.conf

Salin konfigurasi ini, kemudian ubah kapasitas memori dan ISO sesuai milikmu.

vm "alpine" {
        disable
        memory 1G
        cdrom "/opt/vmm/alpine-virt-3.17.2-x86_64.iso"
        disk "/opt/vmm/alpine.qcow2"

Kita mulai ulang layanan vmd.

# rcctl restart vmd

Terakhir, jalankan virtualization dengan perintah vmctl start.

# vmctl start -c -B cdrom alpine

Saya telah berhasil menjalankan Alpine Linux dengan VMM.

Ilustrasi samping adalah proses booting Alpine Linux.

 OpenRC 0.45.2 is starting up Linux 5.15.93-0-virt (x86_64)

 * /proc is already mounted
 * Mounting /run ... * /run/openrc: creating directory
 * /run/lock: creating directory
 * /run/lock: correcting owner

Inilah tampilan Alpine Linux yang berjalan pada terminal.

Tentu saja sifatnya CLI, bukan TUI. Jika kamu ingin mode GUI, hubungkan ke aplikasi Remima.

Jika ingin menghentikan, gunakan perintah vmctl stop.

# vmctl stop alpine