windows8

Menonaktifkan Fast Startup Windows 8/8.1

Fast Startup adalah salah satu fitur utama dari Windows 8 untuk mempercepat proses shutdown/startup. Ketika Microsoft merilis Windows versi baru fitur sleep dan Hibernate dianjurkan sebagai alternatif pengganti shutdown dan startup. Khususnya untuk Hibernate pada dasarnya digunakan untuk mempercepat proses menyalahnya komputer sehingga komputer lebih siap untuk digunakan, dibandingan Anda harus menyalakan komputer yang sebelumnya telah di-shutdown. Sejak munculnya Windows 8, Microsoft memperkenalkan sebuah fitur baru yang diberinama fast startup dimana fitur tersebut mempengaruhi proses percepatan shutdown ataupun restart.

Fitur fast startup memang disatu sisi sangatlah baik khususnya bagi Anda pengguna satu sistem operasi (single boot) yakni Windows, namun disisi lain ada kekurangan bagi Anda yang menggunakan sistem operasi dua (dual boot) atau lebih dari satu (multiple boot) seperti Windows di-dualbooting-kan dengan Linux. Khusus pengguna Linux, fitur ini akan sangat mengganggu di saat Anda me-mount partisi Anda yang berformat NTFS, itu Anda akan kesulitan untuk menulis (write) dalam arti akan membuat file di partisi tersebut, Anda hanya bisa membaca (read only) dipartisi NTFS tersebut.

Maka cara menonaktifkan fitur fast startup di Windows 8 atau 8.1 Anda bisa ikuti cara berikut:

  1. Masuk ke Control Panel
    turnoff-fastboot5
  2. Ketik Power pada bagian search dipojok kanan atas dari window Control Panel
    turnoff-fastboot
  3. Pilih Power Options
  4. Kemudian Pilih “Choose what the power button does
    turnoff-fastboot2
  5. Lalu pilih “change setting that are currently unavailable
    turnoff-fastboot3
  6. Kemudian hilangkan ceklis pada “turn on fast startup (recommended)
    turnoff-fastboot4
  7. Dan yang terakhir klik Save change.

Selesai sekarang fitur fast startup sudah dinonaktifkan. Semoga bermanfaat.

Artikel Terkait

3 responses to “Menonaktifkan Fast Startup Windows 8/8.1”

  1. ibnu Avatar
    ibnu

    Wah mantep nihh bang Ali, sarjana sastra praktisi IT, gw baru-baru ini mencoba mengakali dualboot windows dengan ubuntu 14.04 dan hasilnya kereeen, ubuntu lebih responsif dibandingkan windows meskipun masih kekurangannya tidak bisa install adobe (PSB, Ai, Id dll) tapi bisa diakali dengan wine.

    O iya kenapa gw berkomentar di sini karena tadi ada masalah dengan partisi hardisk (error mounting /dev/sda2 at /media/) di ubuntu makanya gw mematikan fast startup di windows lalu menggunakan perintah sudo ntfsfix /dev/XY dan berhasil…

    Hmm tapi ulasan ente tentang linux di sini kerenn dan mendalam. sepertinya gw juga akan mencoba distro-distro linux lainnya… salam tarjim

    1. Ali Avatar
      Ali

      Hahaha boleh aja coba distro lain, tapi mending dalemin aja dulu Ubuntu, di blog gw keseringan/lebih banyak bahas Archlinux emang karna sehari hari gw pake Archlinux.
      http://situsali.com/archlinux-distro-yang-saya-gunakan-sehari-hari/ tapi gak rekomen bagi pengguna baru, soalnya kudu paham dulu sistem itu.. kalo udah paham boleh lah,, kalo mau coba Arch bisa pake alternatif distro turunannya kaya Manjaro atau Antergos

  2. frenza Avatar
    frenza

    Waw
    Thanks gan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *