Tahun Baru Domain Lama

Perjuangan dan penantian kini membawakan hasil. Setelah sekian lama menunggu, akhirnya domain situsali.com bisa dimiliki. ๐Ÿ‘

Berawal karena saya tergiur promo domain dot id yang harganya relatif lebih murah dari dot com. Makanya saya putuskan untuk menggantinya.

Mudah Migrasi WordPress

Setelah kalian selesai membangun situs dengan WordPress di localhost, dan berencana untuk menaikannya ke peladen. Nah, kalian harus mempersiapkan diri untuk menyunting beberapa kode sumber dan pangkalan data nya. Jika tidak, situs kalian tidak akan bisa berjalan seperti halnya di localhost.

Cara Memindahkan Multi Kategori Menjadi Satu di WordPress

Seperti yang sudah pernah saya sampaikan bahwa situsali telah melakukan pemangkasan kategori hingga menjadi dua kategori.

Tulisan kali ini, saya ingin membagikan tentang bagaimana cara saya memindahkan berbagai kategori dari postingan di WordPress, menjadi satu kategori.

WordPress Menaru Semua JS di Footer

Dalam meletakan JavaScript (JS) pada HTML, pada dasarnya kita bebas meletakannya di mana saja di awal setelah tag <head>, di tengah dalam tag <body> ataupun di akhir sebelum tag <html>. Namun dari berbagai sumber mengatakan bahwa untuk hasil terbaik, disarankan semua JS harus berada paling bawah sebelum tag </html>, mengapa? Karena jika JS diletakan di atas pada tag <head> artinya JS tersebut akan diproses lebih dulu sebelum komponen yang berada dalam tag <body>, oleh karena itu disarankan JS diletakan di bawah, supaya yang lain di load dulu baru kemudian JS tersebut guna mempercepat situs.

Membuat “Estimasi Waktu Baca” di WordPress

Ketika membuka artikel di sini, Anda akan melihat tulisan “estimasi baca” dan “jumlah kata” dalam artikel. Ya.., memang sengaja saya letakan itu, hemat saya ini menarik. Inspirasi ini berawal dari sekadar browsing, saya melihat ada beberapa situs yang meletakan waktu estimasi baca, dengan demikian kita jadi tahu berapa lama waktu tempuh membaca tulisan yang berada suatu situs.

Membatasi wp-admin dan wp-login.php dengan Password Otentikasi Nginx

Saya pernah membahas mengenai bagaimana cara melindungi suatu situs menggunakan metode password otentikasi bawaan Web Server. Tujuannya adalah untuk melapisi perlindungan situs karena dirasa tidak cukup hanya mengandalkan otentikasi berdasarkan aplikasi. Juga karena situs memiliki halaman administrasi yang sudah banyak diketahui orang, salah satu contohnya WordPress.

WordPress merupakan aplikasi CMS sejuta umat, ia memiliki standar penamaan ketika masuk ke halaman administrasinya, yakni wp-admin atau wp-login.php. Jadi kalau ada situs berbasis WP, kita bisa langsung memanggil halaman administrasi dengan cara domainsitus.com/wp-admin atau domainsitus.com/wp-login.php, sangat mudah bukan? Tentu saja, karena kemudahannya tersebut biasanya dijadikan ladang percobaan untuk masuk ke halaman admin. Katakan saja seperti metode brute-force. Nah, kalau sudah seperti ini, kita perlu adanya perlindungan berlapis pada halaman admin.