Tingkatkan Kecepatan Situs dengan Memasang Memcached di Ubuntu 16.04

Mempunyai situs yang cepat saat diakses, akan memiliki berbagai macam keuntungan. Salah satu keuntungannya adalah situs akan lebih sering dikunjungi. Ya tentu saja, akan menjadi hal yang membosankan, jika membuka situs baru halaman utamanya saja sudah berat dan sulit diakses. Belum lagi koneksi yang kita miliki juga lambat, ini akan menjadi semakin bertambah menyebalkan.

Ada berbagai macam cara untuk meningkatkan kecepatan situs, seperti menganti tema yang lebih simpel dan userfriendly; tidak menggunakan terlalu banyak gambar dengan resolusi tinggi; me-minify HTML, CSS, JS-nya dan memasang semacam utilitas yang meng-handling masalah cache. Nah, pada tulisan kali ini, saya ingin membahas mengenai cara meningkatkan kecepatan situs dengan memanfaatkan memcached.

Memasang Memcached

Pertama-tama kita pasang dahulu paket memcached.

sudo apt-get install memcached

Cek apakah ia sudah aktif atau belum.

Kemudian pasang module php-nya

sudo apt-get install php-memcache

Jika sudah, cek apakah module memcache sudah aktif atau belum? dengan cara berikut:

php -r 'phpinfo();' | grep 'memcache'

Jika sudah seperti gambar di atas, berarti module memcache sudah aktif. Jangan senang dulu, di php7 tidak meload memcached.Perlu diperhatikan di atas itu adalah memcache beda dengan memcached.

Mengkompilasi Module Memcached

Untuk menggunakan memcached kita harus memasang lagi module-nya. Tapi sayangnya module memcached di php7 ini tidak terdapat di repositori resmi Ubuntu. Jadi kita harus mengkompilnya terlebih dahulu. Sebelum mengkompil persiapkan dulu dependensinya yakni:

sudo apt-get install -y php7.0-dev git pkg-config build-essential libmemcached-dev

Kemudian lakukan perintah berikut:

cd ~
mkdir temp
cd temp
git clone https://github.com/php-memcached-dev/php-memcached.git
cd php-memcached
git checkout php7
phpize
./configure --disable-memcached-sasl
make
sudo make install

Jika sudah selesai mengkompil, kita akan melihat sebuah berkas memcached.so sudah terpasang di direktori /usr/lib/php/20151012/.

Langkah selanjutntya, sunting berkas memcache.ini di direktori /etc/php/7.0/mods-available/

sudo nano /etc/php/7.0/mods-available/memcache.ini

Dan tambahkan:

extension=memcached.so

Langkah terakhir jika Anda menggunakan php-fpm restart dulu php7.0-fpm nya:

sudo service php7.0-fpm restart

Dan pastikan pula Anda tidak memblokir port 11211 yang merupakan default port dari Memcached.

sudo ufw allow 11211

Mengetes Memcached

Untuk mengetahui apakah Memcached berhasil dipasang atau belum, kita bisa mengetesnya dengan membuat berkas misalnya bernama memcached_test.php , lalu kemudian masukan skrip di bawah ini:

<?php
    
    /* 
        Sengaja saya aktifkan error reporting 
        untuk mengecek apakah class Memcached ada atau tidak.

        Kalau tidak ada ia akan menampilkan galat:
        PHP Fatal error:  Uncaught Error: Class 'Memcached' not found in ..
    */
    
    error_reporting(E_ALL);
    ini_set('display_errors',1);

    $mem = new Memcached();
    $mem->addServer("127.0.0.1", 11211);
     
    $result = $mem->get("kunci");
     
    if ($result) {
        echo $result;
    } else {
        echo "Kunci tidak ditemukan. Pertama-tama kita tambahkan dulu kuncinya.";
        $mem->set("kunci", "Saya tersimpan di Memcached!") or die("Sepertinya Anda tidak menggunakan Memcached...");
    }

Jika sudah aktif maka akan seperti berikut ini:

[video width=”724” height=”262” mp4=”https://situsali.com/wp-content/uploads/2017/04/situsali-memcached.mp4” autoplay=”true”][/video]

Nah mudah bukan? Semoga bermanfaat.😁